Awas, Gadis Cantik Penipu Berkedok Pembeli Voucher

TERNATE-Para counter yang menjual voucher alias pulsa baik fisik maupun elektrik harus waspada. Di Kota Ternate Maluku Utara, kini beroperasi para penipu yang berkedok pembeli voucher. Malah para penipu ini adalah para wanita cantik yang gerak-geriknya tak mencurigakan.

Seperti yang menimpa isteri Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Maluku Utara, Sabtu akhir pecan lalu. Counter yang baru dibuka sekitar tiga hari itu, didatangi seorang wanita cantik. Wanita yang diketahui menggunakan sepeda motor ini menyatakan akan memborong seluruh voucher yang ada.

Kebetulan voucher fisik yang tersedia tinggal Simpati, AS dan M3 itu, nilai sebesar Rp. 840 ribu. Wanita ini meminta isteri Ketua DPW PKB memasukkan ke dalam tas plastic dan mengikat dengan karet. Selain voucher, ia juga meminta satu kantu perdana Simpati.

Setelah seluruh voucher dan kartu perdana disiapkan, ia meminta supaya dibuatkan nota. Begitu nota rincian pembelian telah siap untuk diberikan, wanita tadi sudah tidak ada. Diduga ia kabur dengan sepeda motornya.

Untuk mengalihkan perhatian agar tidak dicurigai, tas plastic yang berisi voucher dan kartu perdana ditinggalkan di atas meja. Tapi begitu dibuka yang ada tinggal satu buah kartu perdana Simpati. Sementara voucher fisik yang bernilai Rp. 840 ribu telah dibawa kabur. Akibatnya, isteri Ketua DPW PKB Maluku Utara ini mengalami kerugian sebesar Rp. 840 ribu.

Ternyata ini bukan merupakan korban pertama. Bahkan Beberapa counther di Pasar Inpres Bastiong juga mengalami hal yang sama. Halimah, pemilik salah satu counther di Bastiong, Kota Ternate mengaku ditipu wanita cantik ini sebasar Rp. 4 juta. Sementara Daeng mengaku menderita kerugian akibat penipuan ini dua kali lipat Rp 8 juta dari yang dialami Halimah. Bahkan, kemungkina masih ada korban-korban lain yang belum diketahui.

Meski mereka mengaku mengenal cirri-ciri wanita itu, namun mereka belum melaporkan ke Polisi. Daeng menduga, wanita ini hanya seorang diri dalam melakukan aksinya. “Kemungkinan ada jaringan penadahnya, karena saat saya bikin nota dia sempat telepon teman laki-laki dan menanyakan apakah IM3 diambil atau tidak. Saya dengar jelas karena dia besarkan volume HP,” tutur Daerang pada Aspirasi News.wordpress.com, (Senin, (22/12) siang. Waspada!

Ditulis dalam Tak Berkategori. Tag: . Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: