Terusir, Kado “Hitam” Natal Siswa SMUN 8 Ternate

TERNATE-Tragis. Itulah mungkin gambaran nasib para siswa-siswi SMUN 8 Ternate. Pasalnya, terhitung mulai 25 Desember besok, gedung sekolah yang selama ini mereka tempati harus ditinggalkan setelah diultimatum pemilik gedung yakni Yayasan Baabullah yang telah memberi deadline waktu hingga Rabu (24/12) kemarin.

“Memang benar kami telah diperintah untuk tidak lagi menggunakan gedung tersebut. Istilah kasarnya kami diusir,” ujar kepala sekolah SMUN 8 Ternate, Arifin SP. Sejak didirikan pada awal 2007, SMU tersebut memang belum memiliki gedung belajar sendiri.

Pihak sekolah memang pun sejak jauh hari telah berupaya untuk mencari gedung alternatif pengganti gedung yang lama. Sayangnya, hingga hari ini, belum ada satupun gedung yang layak digunakan.

Pihak sekolah pun terpaksa harus memutar otak untuk mencari tempat belajar bagi para siswanya. Waktunya pun terbilang cukup singkat mengingat para siswa kini tengah memasuki masa libur Natal dan tahun baru yang akan berakhir 5 Januari nanti.

“Kami sebelumnya telah berkoordinasi dengan pihak Diknas Ternate. Mereka mengajukan eks bangunan kampus STKIP Kieraha yang sudah tidak lagi digunakan karena pindah ke kampus baru. Sayangnya, gadung tersebut masih dipasangi garis polisi akibat rusuh mahasiswa baru-baru lalu sehingga sulit digunakan dalam waktu dekat karena masih harus dijadikan barang bukti dan perlu waktu untuk direhab,” tambahnya. (okz)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: