Longsor, Lahan Perkebunan 33 Warga Mandioli Rusak

TERNATE-Tingginya curah hujan akhir-akhir ini mengakibatkan longsor dan menghantam sekitar 2 Km bujursangkar areal perkebunan petani desa Jiko Pulau Mandioli, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut).

Sebanyak 33 Kepala Keluarga (KK) di desa tersebut terpaksa harus merelakan lahan mereka rusak akibat longsor itu. “Padahal tanaman petani di antaranya kelapa, coklat dan pala tersebut, semuanya dalam kondisi siap panen,” kata Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Desa Jiko, Sakir, Jumat (2/1).

Namun, longsor yang terjadi 28 Desember tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Tapi para petani kemungkinan akan kesulitan memenuhi kebutuhan hidup di masa mendatang, karena kebun tersebut merupakan satu-satunya mata pencaharian selama ini.

“Para petani korban longsor tersebut sangat mengharapkan bantuan dari Pemkab setempat. Tapi sampai sekarang belum ada tim dari instansi terkait lainnya yang turun meninjau lokasi,” katanya.

Bencana longsor di Desa Jiko tersebut diduga merupakan dampak dari adanya pembalakan liar yang dilakukan oleh sejumlah perusahan kayu yang beroperasi di Pulau Mandioli.

Anehnya, Kepala Bidang Rehabilitasi Dinas Sosial Halsel Dahrun Samad mengaku belum menerima laporan adanya bencana longsor di Desa Jiko tersebut. “Akan kami cek secepatnya sekaligus mengirimkan bantuan ke sana,” janjinya. (okz)

Ditulis dalam DAERAH. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: