TNI AL Tangkap Long Boat Filipina di Laut Sulawesi

Salah satu Kapal TNI-AL

Salah satu Kapal TNI-AL

SEBUAH kapal jenis long boat tanpa nama asal Filipina berhasil ditangkap oleh KRI Piton-821 di Laut Sulawesi karena memasuki wilayah kedaulatan Republik Indonesia tanpa izin.

“Kapal tersebut diawaki enam orang anak buah kapal, empat di antaranya berkewarganegaraan Filipina,” ungkap Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Iskandar Sitompul. di Dispenal, Mabes TNI AL Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (25/2).

Keempat ABK warga Negara Filipina itu adalah Nur Haiba, Muksidin, Tahiba dan Paje.. Menurut Iskandar Sitompul, kapal dan para ABK serta barang bukti lainnya dikawal ke Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan. Dari hasil pemeriksaan sementara diketahui kapal tersebut membawa sejumlah ikan campuran

Sementara itu, KRI Mandau-621 juga menahan KM Samudera Raya-88 di perairan Halmahera karena menangkap ikan tidak sesuai dengan Surat Izin Penangkapan Ikan yang ada. Kapal yang dinakhodai Jordan Pisula diawaki tiga orang Warga Negara Indonesia. “Untuk proses hukum selanjutnya, kapal tersebut dikawal ke Lanal Ternate,” jelasnya.

Menurut Kadispenal Laksma TNI Iskandar Sitompul, KRI Piton memergoki long boat Filipina itu, saat sedang melaksanakan patroli keamanan laut sehari-hari.

Sedangkan KRI Mandau yang merupakan Kapal Cepat Rudal menangkap KM. Samudera Raya-88 ketika sedang melaksanakan pengamanan Alur Laut Kepulauan Indonesia III dan perairan titik terluar wilayah Kedaulatan Republik Indonesia. (okz)

Ditulis dalam HUKUM. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: