ASDP Operasikan 2 Kapal Feri Di Maluku Utara

PERUM Angkutan Sungai Darat dan Pulau (ASDP) akan mengoperasikan lagi dua kapal feri di Maluku Utara (Malut) untuk menunjang kelancaran arus transportasi antar-pulau di provinsi ini.

Kasubdin Perhubungan Laut Dinas Perhubungan, Telekomunikasi dan Informatika Malut, Burhan Mansur, di Ternate, Jumat, mengatakan, kedua kapal feri yang akan dioperasikan di Malut tersebut masing-masing berkapasitas 500 gt dan diperkirakan sudah tiba di Malut pada September 2009.

Perum ASDP sebelumnya mengoperasikan enam kapal feri di Malut yang melayani enam rute diantaranya Ternate-Batang Dua, Ternate-Tidore, Ternate-Sofifi, Halmahera. Burhan mengatakan, dua kapal feri yang akan dioperasikan di Malut tersebut akan melayani rute Ternate-Makian dan Makian-Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel).

Masyarakat yang ingin mengangkut barang, terutama mobil dari Ternate ke Makian dan dari Bacan ke Kayoa selama ini sering kesulitan, karena transportasi laut yang melayani jalur tersebut selama ini hanya berupa kapal kecil yang tidak bisa memuat barang berukuran besar.

Menurut Burhan, pihaknya akan terus memperjuangkan penambahan kapal feri di Malut, karena daerah ini adalah daerah kepulauan yang masih membutuhkan jasa kapal feri, karena transportasi laut yang ada umumnya hanya berupa kapal-kapal tradisional yang pada musim ombak tidak bisa beroperasi.

Malut membutuhkan sedikitnya 29 kapal feri untuk mengoptimalkan pelayanan transportasi antar-pulau di provinsi ini. Kapal feri yang ada baru delapan termasuk dua kapal yang akan datang September mendatang, berarti masih membutuhkan 21 kapal feri.

Sementara itu, salah seorang warga Pulau Makian Suryawan menyambut gembira rencana pengoperasian kapal feri pada rute Ternate-Makian, karena selama ini mereka sering kesulitan jika ingin menyeberangkan mobil dari Ternate ke Makian, atau sebaliknya.

Hal serupa disampaikan seorang warga dari Pulau Kayoa, Junaidi, yang juga mengaku senang dengan adanya rencana pengoperasian kapal feri pada rute Bacan, Kayoa tersebut. Dengan kapal itu mereka tidak lagi kesulitan mengangkut barang menggunakan mobil dari Bacan ke Kayoa atau sebaliknya. (bd)

Ditulis dalam DAERAH. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: