Yang Penting Sesama Wakil

Kantor Bupati Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

Kantor Bupati Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara

Wakil Presiden Jusuf Kalla yang diagendakan meresmikan Kantor Bupati Halmahera Utara gagal hadir. Sebagai gantinya, Wakil Gubernur Maluku Utara yang meresmikan. Yang penting sesama wakil?

RENCANA mendatangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) ke Bumi Hibua Lamo sejak awal telah dipersiapkan matang. Hein Namotemo, Bupati Halmahera Utara dalam suatu kesempatan jumpa pers di Pendopo Kantor Bupati lama begitu optimis, Kantor Bupati baru akan diresmikan Jusuf Kalla. Hein cukup yakin JK akan datang karena dia sendiri selain bertemu langsung, Hein juga melobi menggunakan kapasitasnya sebagai Ketua Tim Kampanye Daerah (Kamda) Maluku Utara dan berhasil memenangkan JK-WIN di daerah ini pada Pemilu Presiden lalu.

Dengan keyakinan itu, persiapan pun mulai dilakukan dengan mengarahkan seluruh kekuatan yang ada. Seluruh pegawai termasuk Bupati, Wakil Bupati dan Sekda selama dua minggu turun kerja bakti. Kerja bakti hingga membuat pelayanan masyarakat di Pemda terbengkalai itu, dimulai dari Bandara Kuabang Kao ke Kota Tobelo, dan seterusnya sampai Bandara Gamar Malamo Galela. Sebab rencananya, salah satu dari dua bandara ini akan digunakan pendaratan pesawat yang akan ditumpangi Wapres dan rombongan.

Tak hanya itu, sesuai informasi persiapan sudah sampai pada tahap carter pesawat Wings Jakarta-Tobelo lewat Bandara Kao atau Galela untuk mengangkut rombongan Wapres. Disamping, tiga puluh mobil sudah dikarantinakan untuk digunakan penjemputan undangan dari provinsi dan kabupaten/kota lain yang menghadiri peresmian tersebut. Piet Hein Babua, Ketua Panitia tak membantah informasi persiapan sampai pada carter pesawat. “Carter pesawat baru sebatas menanyakan harga, tapi 30 mobil sudah dibayar,” ujar Babua.

Babua mengaku agak pusing dengan adanya ketidakpastian informasi kedatangan Wapres. Awalnya, Wapres batal hadir dan dialihkan kepada Menteri Dalam Negeri. Belakangan Mendagri Mardiyanto pun batal hadir dan digantikan Gubernur Thaib Armiyn. Padahal komunikasi dengan pihak Wapres dan pihak lain yang berkompeten intes dilakukan Bupati bersama panitia peresmian. Termasuk mengkomunikasikan persiapan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Kepastian batalnya kedatangan Wapres diperoleh menjelang H min Tiga peresmian. Menyusul bertepatan pada tanggal 12 Agustus 2009 yang sama, JK selaku Ketua Umum Partai Golkar menghadiri Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) persiapan pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) Partai Golkar.

Informasi ini tak hanya membuyarkan optimisme Hein Namotemo, tapi juga mengecewakan Pemda dan seluruh masyarakat Halmahera Utara. Sebab harapan mereka menyaksikan prosesi pengresmian satu-satunya kantor bupati termewah di provinsi Maluku Utara yang menjadi kebanggaan masyarakat Hibua Lamo oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla, tinggal jadi impian. “Kami sudah merencanakan dan berusaha maksimal, tetapi Tuhan punya rencana lain,” tutur Hein dengan nada kecewa.

Menurut Hein, pihaknya sudah bertemu langsung dan Wapres sendiri telah menyatakan kesediaan untuk hadir, hanya saja waktu peresmian Kantor Bupati Halmahera Utara bertepatan dengan Rapimnas Golkar. Dengan begitu, Wapres mendelegasikan kepada Mendagri. Sementara agenda Mendagri cukup padat menjelang 17 Agustus, dan akhirnya Mendagri mendelegasikan kepada Gubernur Maluku Utara Thaib Armaiyn untuk meresmikan.

Tapi kali ini nasib apes menimpa Bupati Hein Namotemo. Gubernur yang didelegasikan Mendagri untuk meresmikan kantor bupati yang menghabiskan anggaran senilai Rp. 79 milyar itu pun berhalangan hadir. Akhirnya H. Abdulgani Kasuba, Wakil Gubernur didelegasikan gubernur meresmikan Kantor Bupati Halmahera Utara. “Kita tidak bisa mundur usai 17 Agustus karena persiapan kita sidah final,” tutur Hein memberi alasan.

Yang pasti, peresmian Kantor Bupati Halmahera Utara yang dilakukan Wakil Gubernur pada 12 Agustus lalu selain menimbulkan kekecewaan luar biasa oleh masyarakat. Juga menimbulkan pencitraan kurang bagus terhadap Bupati Hein Namotemo. “Biaya peresmian sampai Rp 1 milyar, hanya wakil gubernur yang resmi itu,” ujar masyarakat yang ikut dalam prosesi peresmian Kantor Bupati tersebut.

Kantor Bupati Halmahera Utara yang dibangun PT Duta Graha Indah, Jakarta, berbentuk segi delapan menyerupai rumah adat Hibualamo itu menghabiskan anggaran senilai Rp. 79 milyar lebih. Dan diselesaikan dalam waktu satu tahun tujuh bulan. Acara pengresmian tersebut dihadiri oleh Muspida, DPRD, Muspika dan Kades se-Halmahera Utara, masyarakat, organisasi masyarakat dan dimeriahkan tarian cakalele oleh 100 anak SD. Sesuai laporan Piet Hein Babua, Ketua Panitia, peresmian tersebut memakan biaya Rp. 1 milyar.

Ditulis dalam DAERAH. Leave a Comment »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: